Sabtu, 19 Februari 2011 12:00 WIB News Share :

Dinilai tebang pilih, Amien Rais kritik KPK

Semarang (Espos) – Mantan Ketua MPR Amien Rais menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan lembaga yang patut dipuja-puji. Ia malah yakin lembaga itu penuh mafioso.

“Jelas tebang pilih. Kasus-kasus besar tak ditangani, kasus kecil diproses habis-habisan,” kata Amien usai mengikuti pelantikan pengurus Muhamadiyah dan Aisyiyah Semarang di Aula RS Roemani, Sabtu (19/2).

Amien mencontohkan, kasus Century yang saat ini ditangani KPK, malah blunder. Kemudian, kasus Gayus belum terang, dan kasus travellers cheque dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI juga belum jelas.

“Yang ditangkap dan diproses malah kasus pejabat level kabupaten,” ujarnya.

Mantan Ketum PAN ini mengatakan, umur KPK tinggal 9 bulan. Jika dalam rentang waktu itu KPK tak bisa membedah dan menyelesaikan kasus besar, keberadaan lembaga ini patut dikaji ulang, diteruskan atau tidak.

“Orang boleh bilang KPK malaikat, tapi saya yakin lembaga itu penuh mafioso,” tegas Amien sambil beranjak meninggalkan kursi wawancara.

Sebelumnya, dalam ceramah, Amien juga menyoroti kinerja penegak hukum. Menurut dia, kejaksaan, kepolisian, dan KPK, tidak saling melengkapi, tapi malah bersaing seolah ingin menjadi pahlawan.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…