Sabtu, 19 Februari 2011 19:11 WIB Sport Share :

Al-Ain kubur mimpi Sriwijaya tampil di LCA

Palembang (Espos) – Sriwijaya FC harus mengubur mimpi tampil di Liga Champions Asia setelah tumbang di tangan Al Ain dalam laga play off, Sabtu (19/2).

Menit-menit awal pertandingan, Al-Ain tampil lebih percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan. Kecepatan para pemain klub asal Uni Emirat Arab itu tak mampu ditandingi pasukan Laskar Wong Kito.

Dua peluang diciptakan wakil asal Uni Emirat Arab itu dalam tempo kurang dari lima menit lewat Haddaf. Namun kiper Ferry Rotinsulu lebih sigap mendahului bola terobosan.

Gawang Laskar Wong Kito akhirnya bobol juga pada menit ke-13. Lolos dari jebakan offside, Haddaf menyambar umpan terobosan dari sisi kanan dan memperdaya Ferry sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.

Tempo pertandingan mulai menurun melewati 15 menit pertandingan dan Ponaryo Astaman serta Dirga Lasut mulai mampu mengimbangi permainan cepat tim tamu yang mengurangi kecepatannya.

Meski tertekan, Sriwijaya FC mampu mencuri peluang lewat sayap. Beberapa kali Arif Suyono berhasil menembus lewat sayap kanan, namun umpan silangnya yang kurang akurat membuat peluang terbuang sia-sia.

Dewi Fortuna masih menyertai Sriwijaya saat Ahmad Jufriyanto terlambat melayangkan tekel dan menjatuhkan Elias di kotak penalti pada menit 28. Wasit yang terhalang pandangannya tak memberi hukuman untuk insiden tersebut.

Menit 33, Al-Ain kembali membuka peluang lewat tendangan jarak jauh Amoory. Lagi-lagi Ferry dengan sigap menjinakkan bola.

Sriwijaya FC hampir saja menyamakan kedudukan pada menit 38, tepatnya setelah Budi dijatuhkan sedikit saja di luar kotak penalti. Gumbs, yang menjadi eksekutor tendangan bebas mengarahkan bola ke tiang jauh, lepas dari jangkauan kiper. Sayang bola masih membentur tiang dan disapu bek lawan.

Wasit akhirnya benar-benar memberikan tendangan penalti pada injury time setelah Ferry terlambat menghentikan laju Elias dan menjatuhkan penyerang impor Al-Ain itu di kotak penalti. Elias yang mengambil sendiri tendangan tersebut berhasil melesakkan bola ke sudut kanan atas gawang Ferry sementara sang penjaga gawang menjatuhkan diri ke sebelah kiri. Hingga babak pertama usai, kedudukan 0-2 untuk tim asal Uni Emirat Arab.

Laga babak kedua baru berjalan dua menit, Sriwijaya langsung kebobolan dua gol. Pelanggaran yang dibuat Bobby Satria membuat wasit kembali menghadiahkan tendangan penalti. Omar Abdulrahman yang menjadi eksekutor sukses mencetak gol ketiga.

Pada menit ke 53, sebuah umpan lambung dari sayap kiri ke tengah kotak penalti langsung disambut tendangan voli Elias, membawa Al-Ain unggul semakin jauh 4-0.

Al-Wahibi, kapten Al-Ain, membuat peluang pada menit 59. Setelah mengecoh Supardi, sang kapten melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang berhasil dihentikan Ferry.

Pertandingan berjalan lebih lambat memasuki akhir babak kedua karena sang tamu sudah cukup puas dengan keunggulan empat gol, sementara SFC yang sebelumnya bertanding tiga kali dalam sepekan, tampak tak punya tenaga untuk membalas. Laga pun usai dengan keunggulan Al-Ain 4-0.

Dengan kekalahan ini, SFC gagal lolos ke babak grup Liga Champions Asia dan harus puas berlaga di kasta kedua, Piala AFC. Indonesia masih punya satu wakil di Liga Champions Asia, yakni Arema Indonesia yang menjadi juara Liga Super Indonesia musim lalu.

inilah.com/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…