Jumat, 18 Februari 2011 09:12 WIB News Share :

MUI tetap anggap Ahmadiyah aliran sesat

Jakarta (Espos) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak berdialog dengan jemaat Ahmadiyah soal perbedaan keyakinan. MUI tetap pada pendiriannya bahwa Ahmadiyah menyimpang dari akidah Islam.

“Kita MUI tetap seperti itu, Ahmadiyah kami anggap sesat. Dan sudah tidak perlu berdialog lagi,” ujar Ketua MUI, Ma’ruf Amin, seusai rapat dengar pendapat antara Komisi VIII DPR dengan para pemuka agama di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/2) dini hari.

Menurut Ma’ruf, MUI telah berdialog dengan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) terkait dengan perbedaan pandangan soal Mirza Ghulam Ahmad yang diyakini sebagai nabi oleh jemaat Ahmadiyah. Namun dialog selalu buntu, Ahmadiyah tetap pada keyakinannya.

“Sudah berpuluh-puluh tahun dialog. Hasilnya tetap sama,” terangnya.

Atas perbedaan keyakinan itu MUI menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. MUI sebagai lembaga ulama, tidak berhak membubarkan Ahmadiyah. “Kita sudah mengeluarkan fatwa, soal pembubaran atau solusi itu ada di tangan pemerintah,” tegasnya.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…