Jumat, 18 Februari 2011 15:15 WIB Internasional Share :

Massa anti dan pro Mubarak akan pawai di Mesir

Jakarta (Espos) – Para pemimpin pro-demokrasi Mesir merencanakan ‘pawai kemenangan’ di Kairo, Jumat (18/2/2011) untuk merayakan terjungkalnya Hosni Mubarak Jumat pekan lalu.

Seruan pawai itu mengemuka di media sosial. “Besok (Jumat) sejuta orang akan berpawai untuk melindungi revolusi dan tuntutannya,” begitu tweet Mohanned, seperti dilansir Reuters.

“Kami mempersilakan setiap orang menuju Mesir yang baru. Negara baru yang dimulai dari alun-alun Tahrir. Negara yang bersatu, damai, bebas dan adil bagi semuanya,” tulis Laila di Facebook.

Pawai ini akan mendapat tandingan dari massa simpatisan Mubarak. Mereka akan menggelar demo untuk “minta maaf” atas cara penggulingan Mubarak dan mengakui prestasinya selama 30 tahun berkuasa. Massa pro Mubarak akan mengenakan pakaian hitam, sedangkan massa yang merayakan kemenangan berbaju putih.

Pawai dua massa bertolak belakang ini mengambil tempat yang berbeda di Kairo, diperkirakan setelah salat Jumat. Demonstrasi diperkirakan akan berlangsung juga di Kota Alexandria.

Ulama kharismatis Yusuf Qaradawi dijadwalkan akan berkotbah di alun-alun Tahrir. Dia akan berbicara tentang pentingnya peran rakyat Mesir membangun masyarakat bebas dan demokratis.

Kekuasaan di Mesir saat ini dipegang oleh Dewan Agung Militer. Mereka di bawah tekanan aktivis yang mendesak pembebasan tahanan politik, menghapus UU darurat dan pemilu yang adil segera.

Kehidupan di Mesir jauh dari normal setelah Mubarak jatuh. Tank-tank masih di jalanan, bank tutup, pekerja mogok dan sekolah tutup.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…