Jumat, 18 Februari 2011 21:36 WIB Klaten Share :

Korban Merapi, tanggung sendiri biaya listrik dan air

Klaten (Espos) – Ratusan warga korban erupsi Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, harus mulai bersiap-siap menyingsingkan lengan bajunya. Mereka kini telah menerima uang jatah hidup (Jadup) dan telah menempati selter di Bumi Perkemahan (Buper) Kepurun, Manisrenggo, Klaten, sehingga harus mulai hidup secara mandiri dan tak bergantung kepada pemerintah setempat.

“Warga harus mandiri setelah menempati selter. Warga harus bisa beraktivitas seperti saat sebelum erupsi Merapi,” kata Koordinator Penanganan Pengungsi Satlak PB Klaten, Joko Rukminto, Jumat (18/2).

Pernyataan Joko itu menanggapi pertanyaan warga Desa Balerante, Kemalang, terkait siapa yang akan menanggung biaya listrik dan operasional air di selter Buper Kepurun. Menurutnya, biaya listrik dan operasional air menjadi tanggungan warga sejak selter ditempati. Pemkab Klaten, lanjutnya, akan fokus pada upaya recovery rumah warga lereng Merapi. “Langkah ini guna memulihkan kembali semangat warga dalam bangkit dari keterpurukan. Biar warga mandiri,” katanya.

asa

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…