Jumat, 18 Februari 2011 11:14 WIB News Share :

Kemenlu
WNI di Bahrain, Libya dan Yaman baik-baik saja

Jakarta (Espos) – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan WNI di sejumlah negara yang digoncang protes di Timur Tengah dan Afrika Utara dalam kondisi baik.

“Belum ada informasi masalah mengenai WNI di sana. Jadi sepertinya tak ada masalah,” ujar Jubir Kemlu Kusuma Habir, Jumat (18/2).

Kemlu memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam konflik di negara Bahrain, Libya dan Yaman. Sejauh ini belum ada laporan yang menyatakan WNI di tiga negara tersebut terluka atau menjadi korban.

Sebagai informasi, sedikitnya enam demonstran tewas dalam aksi unjuk rasa menentang pemerintahan di Libya. Korban tewas saat bentrokan antara massa dengan pihak keamanan. Peristiwa ini terjadi di kota Benghazi. Selain korban tewas, banyak juga korban luka-luka.

Sementara itu aksi unjuk rasa di Yaman juga memakan korban. Satu demonstran tewas terkena tembakan polisi. Ribuan orang berbaris kawasan Al-Mansura menuntut Presiden Ali Abdullah Saleh mundur.

Di Manama, Bahrain, aksi unjuk rasa juga memakan korban. Satu lagi korban tewas dalam aksi itu sehingga total ada empat demonstran yang tewas. Semula mereka hanya protes untuk mendapatkan kebebasan politik, namun kemudian meluas menjadi gerakan untuk menurunkan PM Khalifa bin Sulman al-Khalifa yang berkuasa sejak 16 Desember 1971.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…