Jumat, 18 Februari 2011 08:02 WIB Ekonomi Share :

Bapepam-LK diminta lebih tegas ke Bakrie Life

Jakarta (Espos) – Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) berharap Ketua Bapepam-LK yang baru Nurhaida bisa menyelesaikan kasus gagal bayar nasabah Diamond Investa. Nasabah mengharapkan Nurhaida dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia perasuransian yang telah tercoreng Bakrie Life.

Demikian disampaikan perwakilan nasabah Diamond Investa Bakrie Life, Yoseph, di Jakarta, Jumat (18/2). “Nasabah Diamond Investa Bakrie Life mengucapkan selamat atas dilantiknya Ibu Nurhaida sebagai Ketua Bapepam-LK yang baru. Ibu Nurhaida harus dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia perasuransian dengan cara memaksa Bakrie Life supaya patuh kepada Surat Kesepakatan Bersama (SKB) pembayaran nasabah,” papar Yoseph.

Yoseph mendesak, setiap bulan Bapepam-LK harus memanggil dan memerintahkan Manajemen Bakrie Life dan Bakrie Capital Indonesia (BCI) selaku pemegang saham supaya patuh kepada SKB tersebut.

“Bapepam-LK seharusnya ditakuti oleh Bakrie Life dan BCI tidak seperti sekarang yang selalu janji-janji palsu. Harus ada deadline pembayaran sesuai SKB sampai Januari 2012,” tuturnya.

Sebelumnya Ketua Bapepam-LK yang baru Nurhaida berjanji akan menyelesaikan seluruh masalah yang ada di pasar modal hingga lembaga keuangan non bank. Mantan Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Pasar Modal ini juga akan mempelajari lebih jauh mengenai kasus gagal bayar Bakrie Life yang mengakibatkan kerugian nasabah.

“Saya akan meneruskan apa yang sudah berjalan dengan baik. Untuk masalah di pasar modal juga, seperti Bakrie Life saya akan lihat dahulu seperti apa kasus tersebut. Karena Bapepam-LK sejak dahulu, pada dasarnya hingga saat ini dari bagian biro-biro yang ada itu sudah cukup kuat,” ujarnya Nurhaida usai pelantikannya kemarin.

Sebagai informasi, Bakrie Life mengalami gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa senilai Rp 360 miliar.
Sesuai SKB, manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan 50% di 2012.

Sebanyak 25% pada tahun 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan manajemen.

Skema pembayaran angsuran pokok dana tersebut yakni Maret 2010 6,25%, Juni 2010 6,25%, September 2010 6,25%, Desember 2010 6,25%, Maret 2011 6,25%, Juni 2011 6,25%, September 2011 6,25%, Desember 2011 6.25%, dan terakhir Januari 2012 50%.

Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret dan Juni 2010. Cicilan pokok bulan September 2010 belum dibayarkan berikut bunga
dari Juli 2010 sampai November 2010. Sehingga Bakrie Life masih berutang kurang lebih senilai Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Diamond Investa yang menginvestasikan dananya di atas Rp 200 juta.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…