Kamis, 17 Februari 2011 09:52 WIB Karanganyar Share :

Nguri-uri budaya, Jumapolo galakkan karawitan desa

Karanganyar (Espos) – Beberapa kesenian tradisional yang berada di beberapa desa di Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar akan digalakkan lagi. Beberapa kesenian tradisional yang saat ini ada di Jumapolo yakni seni karawitan dan musik lesung.

Menurut Camat Jumapolo, Agus Hartanto, separuh dari 12 desa di Kecamatan Jumapolo, sudah memiliki kesenian karawitan. Beberapa pekan lalu pihaknya bekerjasama dengan UPT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jumapolo, menyelenggarakan lomba karawitan antardesa.

“Kegiatan itu diadakan untuk melestarikan atau nguri-uri seni karawitan, khususnya di Jumapolo. Apalagi, saat ini tidak banyak orang yang berminat pada seni musik karawitan. Tapi kalau di desa-desa, karawitan masih digunakan sebagai hiburan saat upacara pernikahan maupun syukuran,” ujar Agus dalam sebuah kesempatan, belum lama ini.

Menurutnya, meski pemain gamelan mayoritas adalah orang tua, lanjut Agus, semangat mereka patut diacungi jempol. Selain itu, di tengah aliran musik, mereka masih tetap bertahan pada musik tradisional jawa.

fas

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…