Kamis, 17 Februari 2011 12:24 WIB News Share :

Kepala babi diduga dari acara mahasiswa Seni Rupa ITB

Bandung (Espos) – Teror di kampus ITB hingga kini masih gelap siapa pelaku dan motifnya. Kepala babi yang digantung di sekitar kampus dan dugaan pembakaran sejumlah fasilitas menjadi misteri. Kabar menyebutkan kepala babi itu berasal dari kegiatan acara mahasiswa.

Majalah Boulevard mengungkapkan hal itu diakun Twitter yakni @boulevarditb. Majalah itu merupakan terbitan salah satu UKM ITB.

Tim reporter Boulevard mencari informasi dan menelusuri kejadian itu. Hasilnya, Boulevard menyebut kepala babi itu dari kegiatan mahasiswa Seni Rupa (SR). Soal nama narasumber, Boulevard merahasiakannya.

“Konfirmasi dari mahasiswa SR bahwa kepala babi guling memang berasal dari acara mereka semalam,” tulis @boulevarditb. Semalam yang dimaksud itu pada Rabu (16/2).

Masih menurut narasumber itu, penempatan kepala babi di jembatan antara Laboratorium Teknik (Labtek) V dan VIII dilakukan tanpa maksud apapun. Si sumber itu juga menyatakan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan pembakaran di sejumlah titik.

Saat dikonfirmasi, Ketua Boulevard ITB Niki Tsuraya mengatakan kalau itu merupakan hasil wawancara. Ia dan tim redaksinya sengaja merahasiakan identitas narasumber. “Kabar yang terbaru, acara anak SR itu sebenarnya hari Jumat (11/2). Memang kepala babi itu bagian dari acara mereka, Tapi saya tak bisa menyebutkan acaranya apa,” kata Niki dalam perbincangan melalui Ponsel, Kamis (17/2).

Niki menegaskan, hingga kini pihaknya masih mencari tahu apakah kepala babi yang digantung itu dilakukan mahasiswa SR. “Tapi kami tak bisa memastikan kalau kepala babi yang ditemukan tergantung pada Rabu itu dilakukan mahasiswa SR. Kami juga kan mencari tahu sejak kapan sebenarnya kepala babi itu ada,” jelasnya.

Direktur Humas ITB Marlia Singgih mengatakan belum memastikan kalau kepala babi itu merupakan ulah mahasiswa SR. “Kalau sejauh ini sih baru mendengar saja yang melakukan mahasiswa SR. Tapi itu belum pasti, masih misterius. Kami sedang cari informasinya,” jelas Marlia.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…