Kamis, 17 Februari 2011 12:48 WIB News Share :

IPB
Susu formula tak lagi mengandung bakteri

Jakarta (Espos) – IPB telah melakukan penelitian ulang atas 22 sampel susu formula yang mengandung bakteri. Penelitian yang dilakukan pada 2009 itu, hasilnya seluruh susu formula tak lagi mengandung bakteri.

“Tahun 2009, ada penelitian dari 42 sampel termasuk sampel yang mengandung bakteri. Hasilnya 42 sampel itu negatif. Apa yang dulu pernah positif ternyata negatif,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2).

Wayan menjelaskan, penelitian awal atas 22 sampel dilakukan di tahun 2006. Penelitian itu dsebutkan bukan untuk surveillance, melainkan untuk melakukan isolat bakteri. “Pada 2006 sudah menyampaikan ke produsen hasil penelitiannya, 2007 presentasi ke perusahaan,” ujarnya.

Wayan melanjutkan informasi hasil penelitian itu pun sudah disampaikan ke BPOM untuk ditindaklanjuti. “Pada 2008 informasi di IPB diteruskan ke BPOM, dan BPOM sudah mengambil sampel,” terangnya.

Sedang menurut Kepala BPOM Kustantinah, pada bulan Maret 2008 BPOM mengambil sampel 90 jenis susu formula, dan hasil pengujian tersebut tidak ada yang mengandung bakteri. “Pada 2009, juga diambil 11 sampel, kemudian 2010 99 sampel, dan 2011 ada 18 sampel. Hasilnya tidak ada yang mengandung bakteri,” tutupnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…