Kamis, 17 Februari 2011 15:51 WIB News Share :

IPB kukuh menolak buka daftar nama susu berbakteri

Jakarta (Espos) – IPB tidak bergeming meski mendapat tekanan agar membuka daftar nama susu yang mengandung bakteri di DPR. IPB tetap pada sikap semula tidak akan membuka karena belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA).

“Seyogyanya akan sangat confident bagi IPB kalau kita sudah menerima salinan putusan, baru IPB mengambil sikap,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan dalam Rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/2).

Namun, anggota Komisi IX tetap meminta agar Wayan untuk segera membuka daftar susu tersebut di DPR. Forum DPR dilindungi UU.

“Sudah jelas ada putusan MA, dan ini adalah forum lembaga negara. Putusan MA sudah diambil April 2010 lalu, dan resmi sudah disampaikan di website. Bahwa tidak otentik (di-website) tidak bisa dijadikan alasan, bukan substansi permasalahan,” terang anggota Komisi IX Rieke Dyah.

Bukan hanya Rieke, tekanan agar IPB mau membuka daftar susu itu datang dari politisi PKS Anshory Siregar. Dia bahkan menantang IPB.

“Kalau misalkan kami semua, Komisi IX menjamin, apakah Anda berani mengumumkan?” tegas Anshory.

Ditanya seperti itu, Wayan melakukan konsultasi kepada ahli hukum dari IPB. Namun hasilnya tetap sama IPB tidak akan membuka daftar nama tersebut. “Selama pemberitahuan belum dilakukan IPB belum menentukan sikap,” terang ahli hukum dari IPB, Didi.

Alhasil, sikap IPB yang tetap menolak itu membuat anggota Komisi IX Chusnuniyah dari PKB melakukan walk out. “Rapat ini akan menentukan apakah akan diumumkan atau tidak. Saya rasa rapat ini sudah jelas, tidak akan diumumkan hari ini. Seperti yang saya sampaikan akan walk out,” urai Chusnuniyah sambil melangkah pergi.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…