Kamis, 17 Februari 2011 19:05 WIB Ekonomi Share :

Gadai syariah emas banyak diminati

Solo (Espos)–Produk gadai syariah emas yang dikelola Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Solo kebanjiran peminat. Dalam kurun waktu sekitar enam bulan, jumlah nasabah melonjak lebih dari 10 kali lipat.

Menurut catata BRI Syariah Solo, jumlah nasabah yang semula hanya 110 orang tumbuh menjadi 1.700 orang. Pimpinan Kantor BRI Syariah Cabang Solo, Tavip Hardaya mengungkapkan capaian positif sepanjang 2010 tersebut menunjukkan investasi emas baik dalam bentuk logam mulia atau perhiasan mulai dilirik nasabah.

Menurutnya, hal itu didasari kenyaraan harga emas yang stabil tinggi bahkan harga cenderung meningkat 23% setiap setahun. Selain itu, investasi dalam bentuk emas juga relatif tak terpengaruh dengan gejolak moneter di Tanah Air, seperti adanya inflasi yang memicu kenaikan suku bunga perbankan acuan.

“Emas sudah menjadi pilihan investasi baru. Jelas menguntungkan karena harganya selalu naik setiap tahun. Investasi emas mulai menggeser investasi yang selama ini dimintai, seperti di bidang properti dan deposito,” jelas Tavip didampingi Penarsir Madya Gadai BRI Syariah Solo, Purwanto, saat ditemui wartawan, di kantornya, Kamis (17/2).

Besarnya peluang investasi emas membuat BRI Syariah Solo berani mematok target pertumbuhan dua kali lipat atau 200% dibanding capaian tahun 2010. Target tersebut diakui Tavip terbilang tinggi. Namun pihaknya optimistis target akan terpenuhi. BRI akan melakukan pengembangan ke kalangan pengusaha mikro kecil dan menengah, petani di kawasan pedesaan dan para pedagang. Kalangan itu, menurutnya, selama ini belum terkover produk investasi serupa.

tsa

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…