Kamis, 17 Februari 2011 10:03 WIB News Share :

DPR panggil Menkes soal susu berbakteri

Jakarta (Espos) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memanggil Menteri Kesehatan, Badan POM, dan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB terkait susu mengandung bakteri. DPR akan meminta secara langsung agar merek susu mengandung bakteri tersebut dipublikasikan.

“Pukul 10.00 WIB Komisi IX Raker tentang susu berbakteri dengan Menkes RI, BPOM, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, dan Ketua YLKI,” ujar anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka, Kamis (17/2).

Rieke menuturkan DPR akan meminta IPB membuka merek susu yang megandung bakteri. Susu mengandung bakteri dinilai sudah meresahkan masyarakat. “Kalau dari FPDIP sendiri kita sudah mendapatkan arahan meminta hasil riset itu dipublikasikan karena ini persoalan rakyat untuk mendapatkan hak kesehatan,” terang politisi PDIP ini.

Rieke berharap produsen susu berbakteri mau menerima kenyataan dan segera melakukan riset lanjutan. Jika terbukti susu masih berbakteri hingga sekarang, produsen susu bisa terjerat sanksi pidana.

“Seperti persoalan di China tahun 2008 itu ada industri susu formula yang dapat penghargaan tapi ditemukan susunya berbakteri, dianggap membahayakan dan segera dipublikasikan. Pengusahanya kena sanksi pidana dan harus meminta maaf kepada masyarakat,” tandasnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…