Rabu, 16 Februari 2011 11:52 WIB News Share :

Gelar istighosah, korban lumpur di 4 desa tuntut dimasukkan peta terdampak

Sidoarjo (Espos) – Warga korban lumpur Lapindo diluar peta terdampak menggelar istighosah. Warga melakukan istighosah di Pasar Lama Porong Jalan Raya Porong arah Surabaya menuju Malang. Warga meminta desanya dimasukkan dalam areal peta terdampak.

Ke-45 RT itu berasal dari tiga desa di Kecamatan Porong yakni Desa Mindi 18 RT, Besuki Timur Tol tujuh RT, Desa Pamotan delapan RT dan satu desa dari Kecamatan Tanggulangin yakni Desa Ketapang 12 RT. Istighosah yang diikuti 800 orang itu dimulai pukul 09.00.

Istigosah dilakukan dengan mendirikan sebuah panggung dan tenda di pinggir jalan. Acara doa bersama itu membuat arus lalu lintas menuju Malang padat merambat. Kepadatan dimulai dari pintu tol Porong.

“Untuk sementara ini belum ada rekayasa arus. Tetapi kami imbau agar kendaraan pribadi lewat jalur-jalur alternatif bila tak mau terjebak kepadatan,” kata Kasat Lantas Polres Sidoarjo, AKP Ahrie Sonta, di Jalan Raya Porong, Rabu (16/2).

Jalan alternatif itu, kata Ahrie, yakni dari Kalitengah menuju Gempolsari berlanjut ke tol lama dan bisa langsung ke arah Pasuruan dan Malang. Alternatif kedua adalah setelah exit tol porong, 50 meter berikutnya melewati Jl Flamboyan lanjut ke pertigaan Juwet Porong.

dtc/try

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…