Rabu, 16 Februari 2011 08:13 WIB News Share :

Fokus di akhir jabatan, Foke mundur dari NU

Jakarta (Espos) – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memutuskan mundur dari kepengurusan sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta. Alasannya, Fauzi ingin fokus dengan tugas-tugasnya sebagai orang nomor satu di Jakarta karena masa jabatannya segera berakhir.

“Ya memang sudah resmi mundur sejak kemarin,” ujar Kepala Bidang Informasi Pemprov DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, Rabu (17/2).

Cucu menambahkan, tidak ada alasan krusial di balik keputusan Ketua PWNU itu. Menurut Cucu, langkah itu diambil Fauzi karena ingin menuntaskan semua tugas dan tanggung jawabnya sebagai gubernur yang tinggal satu tahun setengah lagi.

“Tidak ada konflik, ini semata-mata karena Bapak ingin konsentrasi karenakan masa jabatannya tinggal 1 tahun setengah lagi,” jelasnya.

Kabar yang berhembus, mundurnya pria yang akrab disapa Foke itu karena ingin berkonsentrasi jelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Namun, Cucu membantah dengan tegas.

“Oh nggak, kalau cuma karena Pilkada harusnya Bapak tetap dong. Ini murni karena beliau ingin fokus kerja. Kesibukan makin banyak, dan dia nggak enak setengah-setengah jadi ingin total, dan pilih satu,” jelasnya.

Meski tak lagi aktif dalam kepengurusan, Cucu yakin darah NU tetap mengalir pada diri politisi Partai Demokrat itu. Foke juga berharap hendaknya kemunduran dirinya digantikan dengan tokoh-tokoh muda.

“Pastinya kalau darah Nahdliyain itu tetap ada, sejak Bapak lahir sudah NU, itu sudah pedoman dia. Jadi dia lepas kepengurusnya saja, agar lahir tokoh-tokoh muda,” ungkap Cucu.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…