Rabu, 16 Februari 2011 14:23 WIB News Share :

Demokrat tuding kekerasan agama dipicu oknum politik yang kecewa

Jakarta (Espos) – Kekerasan atas nama agama terjadi secara beruntun. Mulai dari Pandeglang, Temanggung, hingga Pasuruan. Partai Demokrat menuding ada pihak-pihak tertentu yang membuat kondisi ini tercipta. Tujuannya menjelek-jelekkan pemerintahan SBY.

“Ada oknum politik, dan mereka kecewa,” kata anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Ahmad Mubarok, Rabu (16/2).

Nah, motif yang dilakukan oknum politik ini guna menciptakan rasa tak aman di masa pemerintahan SBY. Sehingga pada 2014, Partai Demokrat akan ditinggalkan pemilihnya.

“Ada yang berkepentingan dan sesungguhnya sasarannya partai Demokrat, agar 2014 tidak menjadi pemenang. Karena kalau SBY berhasil yang untung Partai Demokrat,” imbuhnya.

Mubarok menegaskan, Partai Demokrat tidak akan melakukan manuver yang sama. Dia yakin kebenaran akan terungkap pada waktunya. Siapa mereka orang-orang itu? “Ini jaringan politik, jaringan pengusaha. Jadi negara ini disandera kepentingan,” tutupnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…