Rabu, 16 Februari 2011 10:09 WIB News Share :

"Ada upaya timbulkan konflik horizontal"

Jakarta (Espos) – Penyerangan pesantren di Pasuruan, Jawa Timur, makin mempertegas dugaan ada usaha menimbulkan konflik horizontal di masyarakat lewat isu suku, agama, ras dan antara golongan. Mereka menunggangi aksi anarkisme antarumat beragama yang terjadi.

“Saya berharap semua pihak agar tetap berpikir tenang, tidak gelisah namun tetap kritis, agar kita semua tidak mudah diadudomba dan terprovokasi,” kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR) RI, Bambang Soesatyo, Rabu (16/2).

Salah satu yang diungkap Bambang adalah gelagat buruk di balik kerusuhan berdarah di Cikeusik, Pandeglang. Ada upaya pihak tertentu mengeskalasi karut marut negara dengan menunggangi isu SARA. Dan sekarang dilakukan lagi lewat aksi pelemparan oleh sekelompok orang tidak dikenal terhadap sebuah pesantren di Pasuruan Jawa Timur.

“Kita tentu tidak ingin konflik horizontal meluas dan tak terkendali. Sebab, kalau itu terjadi negara masuk perangkap kekacauan. Dalam situasi seperti itu, hanya ada dua alternatif yang harus dipilih. Pertama, mengganti pemerintah yang dinilai tak mampu menjaga stabilitas nasional. Atau kedua, pemerintah yang berkuasa menetapkan negara dalam situasi darurat,” katanya.

Menurutnya, membiarkan suasana saling curiga antarelemen di masyarakat sangat berbahaya. Karena itu, penegak hukum harus bergerak cepat agar saling curiga tersebut bisa segera diakhiri.

“Jika dalam jangka dekat ini pemerintah dan penegak hukum tidak bisa mengungkap dalang dan pelaku kerusuhan, termasuk kejadian terakhir di Pasuruan, situasinya akan menjadi lebih berbahaya,” ujar Bambang.

VIVAnews/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…