Rabu, 16 Februari 2011 17:08 WIB Ekonomi Share :

2010, Jamsostek penuhi 98% target premi

Solo (Espos)--PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Solo memenuhi target 98% dari nilai premi sepanjang 2010 sebesar Rp 89 miliar.

Kepala Kantor Jamsostek Solo, Abdul Cholik mengatakan belum terpenuhinya target tersebut disebabkan banyak faktor, di antaranya menyangkut ketidakdisiplinan perusahaan dalam membayar premi asuransi karyawanya. Jamsostek, menurut Cholik, telah berupaya mendorong perusahaan agar memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan. Upaya itu dilakukan dengan melayangkan surat langsung ke perusahaaan bersangkutan maupun melalui kerja sama dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).

“Kami akui untuk 2010, target premi memang tidak terpenuhi 100%. Padahal sebelumnya kami targetkan premi bisa tumbuh 20%,” ungkap Cholik, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (16/2).

Tidak tercapainya target 2010 tersebut sejalan dengan data terakhir yang menyebut lebih dari 60% dari total 341.000 peserta Jamsostek termasuk kategori nonaktif. Hanya sekitar 125.000 peserta yang aktif membayar premi setiap bulan sesuai ketentuan. Peserta nonaktif sendiri selain disebabkan perusahaan yang tak disiplin bisa pula muncul saat sebuah perusahaan bangkrut namun belum menghapus keikutsertaan karyawannya dalam daftar peserta Jamsostek. Terkait hal tersebut, Cholik menegaskan pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Dinsosnaktrans selaku pihak yang berwenang menjalankan peran mengatur sesuai peraturan perundangan berlaku.

tsa

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…