Selasa, 15 Februari 2011 21:30 WIB Tokoh Share :

Dulu tegar, Olla Ramlan jadi sensitif & cengeng

Jakarta-– Mudah mengeluarkan airmata, mungkin itu yang bisa dilihat dari sosok Olla Ramlan di usianya yang sudah berkepala tiga. Ia pun mengakui kalau saat ini perempuan kelahiran 15 Februari 1980 itu sangat sensitif dan cengeng.

Untuk pertama kalinya di ulang tahunnya ke-31 yang jatuh pada Selasa (15/2/2011) ini Olla sendiri. Yah, sendiri tanpa didampingi seorang suami. Hal itu dikarenakan Olla telah bercerai tahun lalu dengan Alex Tian.

Hanya saja kehadiran sang ibunda di pesta kejutan ultah Olla di Studio ‘DahSyat’ RCTI mengobati rasa kesepian Olla. Saat itu sang ibunda, Pissa Assarah mengaku melihat perbedaan di usia anaknya yang sudah berkepala tiga. Olla yang dulu tegar, kini menjadi sosok yang selalu sedih.

Olla memaklumi anggapan tersebut, ia pun tidak bisa mengelak dari kesedihannya karena gagal membina rumah tangga. Setiap mengingat perceraiannya Olla pun meneteskan airmata.

“Ya bagaimana? Kadang-kadang kita tidak harus menunjukan kesedihan kita kepada semua orang. Tapi bagaimana pun juga rasa ini tidak bisa kita bohongi. Apalagi kalau lagi sensitif, jadi bisa saja muncul kesedihan itu,” kata Olla.

Kenangan kebersamaannya dengan sang suami dinilai sebagai penyebab airmatanya terurai. Olla tidak begitu saja bisa melupakan 9 tahun kebersamaannya dengan Tian. Terlebih mereka sudah dikaruniai buah hati, Sean.

“Sedih, tapi bagaimana pun harus saya jalani dan menikmati semua. Karena saya yakin ada dukungan dari keluarga juga dan teman-teman juga yang pastinya mendoakan saya mendapatkan yang terbaik buat saya,” jelas Olla.

Lalu apa berarti Olla akan rujuk? “Saya nggak mikir ke arah situ. Yang penting kita berdua bisa membesarkan Sean menjadi anak yang baik, anak yang sukses. Kalau untuk kembali saya tidak pikirkan,” tutup Olla.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…