Senin, 14 Februari 2011 13:01 WIB News Share :

TPM
Tangkap pria berjaket hitam yang pimpin massa di Cikeusik!

Jakarta (Espos) – Dalam video penyerangan jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, tampak 3 pria yang pasang kuda-kuda silat yang memimpin massa. Identitas mereka misterius, bahkan tim pengacara muslim (TPM) Banten tidak tahu jati diri 3 pria itu.

“Kita minta pria yang berjaket hitam, membawa golok, dan yang memakai sorban itu dikejar,” kata Ketua Tim Pengacara Muslim (TPM) Banten, Agus Setiawan, saat dihubungi, Senin (14/2).

Agus menjelaskan dari 6 tersangka yang didampinginya, sama sekali tidak ada 3 pria itu, termasuk yang memberi salam tabik kepada kamerawan. Nah, tugas polisi untuk mencari tahu siapa mereka.

“Tersangka yang kami tangani dan juga warga tidak ada yang kenal dengan mereka,” ujarnya.

TPM kini juga mencari orang yang di video tampak lihai mengayunkan golok dan mengajak massa menyerbu kediaman Ahmadiyah.

“Kita sedang cari orang itu juga, itu orang tidak dikenal,” imbuh Agus.

Selain itu, lanjut Agus, berkembang informasi melalui SMS bahwa ada penahanan atas sejumlah kiai. Tapi isu itu sudah diredam. TPM meminta warga dan santri tenang dan tak berunjuk rasa ke Polda Banten.

“Kita jelaskan kalau pembelaan sudah cukup maksimal dan agar mereka menahan diri. Jangan sampai tujuan tim pembela terkait fakta yang sebenarnya tidak terungkap,” tutupnya.

Polisi hingga kini sudah menetapkan 8 tersangka. Polri menyebutkan kalau otak aksi massa berinisial UJ.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…