Senin, 14 Februari 2011 20:32 WIB Hukum Share :

Susno Duadji ragukan kualitas tuntutan jaksa

Jakarta (Espos) – Komjen Susno Duadji mempertanyakan kualitas tuntutan jaksa. Menurutnya, amat sulit membayangkan membuat tuntutan ratusan halaman dalam tempo semalam.

“Apa ada tuntutan setebal ratusan halaman satu hari bisa dibuat? Hari Kamis pemeriksaan terdakwa, hari Jumat dibuat. Sabtu-Minggu libur, hari iniĀ  dibacakan, ” kata Susno di PN Jakarta Selatan, Senin (14/2).

Sebagai perbandingan, tuntutan atas Bahasyim Assifie butuh waktu 16 hari, tuntutan untuk Sisminbakum Zulkarnain Yunus sampai empat pekan dan tuntutan Gayus Tambunan memakan waktu 14 hari.

“Inilah persidangan di Republik Indonesia. Kita bisa mendengar fakta yang terungkap. Dengan terang-terangan merekayasa fakta. Kalau masih seperti ini, pengadilan akan rusak. Seorang Susno saja bisa direkayasa, bagaimana dengan yang lain,” tandas Susno.

Susno dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Selain itu, Susno diminta membayar pengganti sebanyak Rp 8,6 miliar. Susno dianggap korupsi dana pengamanan Pilkada Jabar sebanyak Rp 8,6 miliar dan menerima suap Rp 500 juta.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…