Senin, 14 Februari 2011 14:08 WIB Hukum Share :

Serangan Ahmadiyah, Ini kata Kapolda baru

Jakarta (Espos) – Brigjen Pol Putut Eko Bayuseno resmi menjabat sebagai Kapolda Banten. Mantan Wakapolda Metro Jaya itu menggantikan Brigjen Pol Agus Kusnadi yang dicopot sebagai buntut penyerangan jemaah Ahmadiah di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Lalu  apa yang akan dilakukan Putut untuk mengatasi permasalahan keamanan di Banten pasca-serangan tersebut? “Saya baru serah terima hari ini, tentunya akan dipelajari dulu bagaimana kekuatan kami berapa di sana, ancaman apa,” kata Putut usai serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/2).

“Langkah yang pasti telah dilakukan pejabat yang lama dan Mabes Polri, tentunya akan saya tindaklanjuti,” tambah dia.

Putut mengaku, tak bisa bekerja sendirian untuk mengatasi masalah di Banten. Dia mengatakan akan merangkul berbagai pihak guna pemulihan keamanan di tempat tugasnya yang baru. “Tentu saya akan kerjasama secara sinergis dengan para pejabat negara yang ada di sana, baik yang bertugas menegakkan hukum, bidang legislatif, eksekutif, TNI, tokoh masyarakat, dan ulama,” kata dia.

Sekelompok massa menyerang sebuah rumah yang ditempati jemaah Ahmadiyah, Minggu (6/2). Dalam insiden ini kepolisian diduga tak bisa membendung kekerasan massa karena jumlah personil yang minim saat kejadian. Tiga orang tewas mengenaskan dan enam lainnya luka berat.

VIVAnews/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…