Senin, 14 Februari 2011 20:49 WIB News Share :

Polri buru 5 DPO dan pelaku insiden Cikeusik

Jakarta (Espos) – Mabes Polri telah memeriksa 64 orang saksi terkait insiden Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Sejumlah daftar pencarian orang (DPO) dan puluhan orang lainnya terus diburu.

“Sekarang sedang memburu pelaku-pelaku yang lain,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (14/2).

Anton mengatakan, jumlah orang yang diduga pelaku berjumlah puluhan. Namun baru beberapa saja yang jadi buronan. “Ya, puluhan banyak. Ada puluhan. DPO ada lima orang,” jelasnya.

Anton menyebut jumlah tersangka hingga saat ini ada lima orang, empat di antaranya ditahan. Keterangan ini berbeda dengan yang disampaikan Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar yang menyatakan bahwa jumlah tersangka menjadi delapan orang.

DPO yang diburu merupakan orang yang diduga kuat pelaku penyerangan Ahmadiyah. Apakah DPO yang diburu pelaku yang mengenakan pita biru?

“Jadi yang pita biru itu masih dilidik. Kita belum tahu, tapi kita tunggu saja,” imbuhnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…