Senin, 14 Februari 2011 14:18 WIB Hukum Share :

Penemuan potongan kepala wanita gegerkan Tangerang

Jakarta (Espos) – Potongan kepala wanita yang diduga kuat sebagai korban mutilasi menggegerkan warga di kawasan Kampung Garapan, Desa Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten. Potongan kepala tanpa tubuh itu ditemukan warga di pantai, Minggu (13/2) petang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, saat dihubungi, Senin 14 Februari 2011 mengatakan, potongan kepala itu ditemukanSasang, 35 tahun dan Dahuwi, 44 tahun, sekitar pukul 18.00 WIB. Potongan kepala itu terbungkus kantong plastik hitam. Penemuan itu lalu dilaporkan ke Polsek Metro Teluk Naga.

Dari hasil identifikasi di lokasi penemuan, selain menemukan potongan kepala berambut panjang, petugas juga menemukan potongan telapak tangan dan kaki. Petugas telah mengevakuasi lima potongan tubuh itu ke RSUD Tangerang untuk keperluan otopsi.

Kapolres Tangerang Kabupaten Komisaris Besar Wajyu Widada mengatakan, total bagian tubuh yang ditemukan berjumlah lima potong. Petugas masih menunggu hasil otopsi untuk mengungkap identitas korban, dan memastikan korban adalah korban mutilasi. “Sudah empat saksi yang kita mintai keterangan. Berdasarkan keterangan saksi, saat ditemukan, potongan itu terbawa bersama sampah,” terang Kapolres.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu indentitas korban, yang diduga telah meninggal sejak tiga hari lalu.

VIVAnews/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…