Senin, 14 Februari 2011 13:46 WIB News Share :

Komisi VIII DPR RI kunjungi Cikeusik

Jakarta (Espos) – Tim Komisi VIII (bidang sosial keagamaan) DPR mengunjungi tempat kejadian perkara kerusuhan massa di Cikeusik, Pandeglang, Senin, untuk bertemu dengan pimpinan daerah setempat dan aparat, dalam mencari data bagi penyelesaian kasus Cikeusik.

Menurut Wakil ketua Komisi VIII Ahmad Zainuddin, di Jakarta, Senin, tim Komisi VIII yang mengunjungi Cikeusik, Pandeglang, itu akan mencari data lapangan terkait peristiwa berdarah itu dan selanjutnya mencari solusi terbaik agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Cukup sudah peristiwa yang memrovokasi antarumat beragama. Semua pihak yang terlibat harus menghentikan aksinya,” kata politisi PKS itu.

Komisi VIII DPR juga mendesak aparat kepolisian mengungkap otak pelaku kerusuhan di Cikeusik, Pandeglang, Senin (7/2). Peristiwa itu tak hanya menyebabkan kerusakan materi,tapi juga korban jiwa 3 orang.

“Kepolisian harus segera mengungkap siapa otak pelaku kerusuhan ini agar masyarakat tidak gelisah. Siapa orang yang memakai pita biru dan hitam yang terekam dalam video amatir,” pinta Zainudin.

Zainudin menyesalkan peristiwa yang telah terjadi dan selalu menumpahkan darah. Sebelumnya juga pernah terjadi peristiwa yang sama di Manis Lor, Kuningan Jabar beberapa bulan yang lalu.

“Dan perekam video di Cikeusik dan Kuningan adalah orang yang sama. Untuk itu polisi harus mengungkap siapa perekam video itu,” katanya.

Anggota DPR dari dapil Jakarta Timur itu mengatakan peristiwa itu juga harusnya tidak akan terjadi jika pemerintah bertindak cepat dan tegas. SKB 3 menteri sudah lama disahkan namun kenapa tidak diimplementasikan dengan baik oleh pihak-pihak yang damanahkan.

“Kita akan mengevaluasi pelaksanaan SKB sejauh mana. Jangan-jangan belum ada realisasinya sama sekali di lapangan. Makanya, Insya Allah, tim dari Komisi VIII akan turun langsung ke Cikeusik,” papar Zainudin.

Ant/try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…