Senin, 14 Februari 2011 10:16 WIB Hukum Share :

Hakim Minta Ba'asyir tak dijemput mobil lapis baja

Jakarta (Espos) – Terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir protes kenapa dirinya harus dijemput menggunakan kendaraan berlapis baja dari tahanan Mabes Polri menuju pengadilan. Menurut Ba’asyir, mobil itu membuatnya susah untuk naik turun, apalagi dirinya sudah tua.

“Pak hakim, saya minta ganti mobil karena saya susah turun. Yang wajar saja mobilnya,” ujar Ba’asyir sebelum persidangan dengan pembacaan agenda dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/2).

Mendengar keluhan Ba’asyir hakim pun sepakat. Salah satu hakim langsung memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengganti mobil jemputan Ba’asyir pada persidangan-persidangan selanjutnya.

“Ya, ya, saya mengerti. Saudara JPU saya perintahkan memberikan mobil layak karena sudah sepuh. Biar tidak susah naik turun,” kata Hakim Herry Swantoro.

Jaksa pun langsung mengangguk mendengar permintaan yang disampaikan hakim dan berjanji akan mengganti mobil jemputan untuk Ba’asyir. “Baik Yang Mulia,” kata salah seorang JPU.

Begitu mendengar ucapan hakim disetujui JPU, massa pendukung ABB yang memenuhi ruang sidang langsung memekikkan takbir. Sebagian mereka merasa kasihan melihat Ba’asyir naik turun mobil tersebut.

“Iya, kasihan sudah sepuh. Allahu Akbar,” pekik mereka bersahutan.

Namun aksi itu tak berlangsung lama. Pengunjung kembali tenang untuk mendengarkan sidang pembacaan dakwaan oleh tim JPU.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…