Senin, 14 Februari 2011 23:04 WIB Sport Share :

Diundur sepekan, Kongres PSSI pindah ke Bali

Jakarta (Espos) – Kongres PSSI untuk memilih ketua umum dan anggota eksekutif sedianya digelar 19 Maret di Pulau Bintan. Namun acara itu dipastikan mundur sepekan ke tanggal 26 Maret dan bertempat di Bali.

“Benar, Kongres PSSI diundur ke tanggal 26 (Maret) dan tempat dipindah ke Bali,” ujar Sekretaris Umum PSSI, Nugraha Besoes saat dihubungi, Senin (14/2) sore WIB.

Disebutkan Nugraha, pemindahan venue dan waktu kongres karena ada permintaan langsung dari Presiden Asosiasi Sepakbola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam. Lokasi Pulau Bintan yang harus ditempuh dengan menggunakan perahu disebut Bin Hammam terlalu menyulitkan.

“Tanggal 7 Februari saya, Pak Nurdin Halid, Pak Nirwan dan Dali Taher bertemu Mr Hammam. Kita jelaskan rencana persiapan kongres tanggal 19 Maret di Pulau Bintan. Nah saat itu dia tanya di mana lokasinya.”

“Kita kasih tahu kalau ke sana kita menggunakan pesawat lalu dilanjutkan naik kapal. Lalu dia jawab ‘Logistically impossible’. Kita berempat kemudian berunding dan ajukan tempat baru di Bali,” papar Nugraha di ujung telepon.

Sementara soal jadwal kongres yang diundur sepekan, itu karena PSSI butuh waktu untuk persiapan di tempat yang baru. Venue yang sudah dipilih adalah Pan Pasific Bali Nirwana Resor, tempat di mana digelar Kongres Tahunan PSSI pada Januari lalu.

“Kita bilang kalau di Bali kita perlu waktu. Saat kita ajukan tanggal 26 Maret dia (Bin Hammam) langsung mencatat dan memastikan bakal datang ke Bali. Dia akan terbang langsung dari Vietnam ke Bali,” demikian tuntas Nugraha.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…