Minggu, 13 Februari 2011 15:52 WIB Sragen Share :

Tepergok curi HP, pemuda dihajar massa

Sragen (Espos)–Seorang warga asal Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, Deni Fajar Ramadhan,18, mengalami babak belur dihajar massa, lantaran dia tepergok mencurihandphone (HP), jaket dan uang celengan senilai Rp 74.000 milik Sukardi, warga Mungkung RT 4, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen,Sabtu (12/2) sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Espos dari Mapolres Sragen, Sabtu lalu,pencurian bermula saat anak korban berada di dalam rumah dengan pintu depan terbuka. Sedangkan Sukardi sendiri sedang bepergian. Tersangka menyelonong masuk dengan modus meminta-minta uang untuk ongkos pulang.Tersangka mencoba untuk mengetuk pintu dan bertamu.

Setelah menunggu beberapa saat, ternyata tidak ada respons dari
penghuni rumah. Tersangka melihat sebuah HP sedang di-charge,sebuah jaket dan kaleng berisi uang recehan. Karena merasa aman,tersangka langsung memanfaatkan waktu dan mengambil semua barang itu.

Tiba-tiba salah satu anak korban tersentak melihat ada orang tidak dikenal mengendap-endap sembari membawa barang. Sontak anak korban langsung berteriak ada maling.

Tersangka sempat berlari ke luar rumah. Warga sekitar yang mendengar jeritan itu langsung mengejar tersangka diikuti sejumlah warga lainnya. Akhirnya tersangka tertangkap tangan warga dan dihajar habis-habisan. Beruntung aparat Polsek Sidoharjo segera datang ke TKP dan mengamankan tersangka. Tersangka dibawa ke Puskesmas Sidoharjo untuk menjalani pengobatan. Tersangka mengalami luka robek di bagian kepala dan muka tersangka memar.

trh

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…