Minggu, 13 Februari 2011 19:41 WIB News Share :

Satu dari 24 tersangka kericuhan Temanggung ternyata berkelainan jiwa

Temanggung –– AZ, salah seorang dari 24 orang warga Temanggung yang telah ditetapkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jateng sebagai tersangka merupakan seorang remaja yang berkelainan jiwa. Hingga kini, AZ masih ditahan.

Fakta itu muncul setelah Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) membuka posko pengaduan terkait terjadinya kerusuhan dan dilakukanya aksi penangkapan oleh polisi yang dinilai FIUB terkesan ‘over acting’.

“Kedua orangtua AZ datang ke sini mengadu sambil memperlihatkan kartu kuning yang merupakan kartu keterangan mempunyai kelainan jiwa. AZ sampai saat ini masih ditahan di Polda Jateng dengan 23 tersangka lainya,” tegas Sekretaris Forum Umat Islam Bersatu(FIUB) Taufan Sugianto usai melakukanpertemuan dengan Kompolnas di Gedung Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Jl. Dr Sutomo, Temanggung, Minggu (13/2).

Taufan menjelaskan, saat aksi kerusuhan terjadi AZ memang secara sengaja membawa dua buah tameng milik polisi yang telah direbutnya di depan PN Temanggung.

“Dia kemudian membawa lari kedua tameng itu dan dibawa lari terus dibawa pulang sampai ke rumah. Karena memiliki kelainan jiwa AZ juga sempat memeluk kedua tameng itu dan dipeluknya dan akhirnya dia ditangkap oleh polisi,” jelas Taufan.

Taufan menilai, selain upaya penangkapan polisi yang berlebihan juga terkesan show of force. Sehingga masyarakat yang berada di sekitar penangkapan beberapa pelaku yang sudah ditetapkan tersangka merasa takut dan was-was.

“Bayangkan saja proses penangkapan polisi seperti layaknya penangkapan teroris. Membawa pasukan Densus 88 dan sebanyak 20 mobil memasuki perkampungan. Bagaimana masyarakat tidak takut,” jelas Taufan.

Setelah ditangkap, beberapa orang tua dan kerabat tersangka yang berusaha untuk menjenguk di tahanan dilarang keras bertemu selama empat hari pemeriksaan.

dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…