Sabtu, 12 Februari 2011 14:38 WIB Hukum Share :

Toko emas dibobol, 1,8 Kg emas amblas

Malang (Espos) – Toko Emas Abadi di kompleks Pasar Singosari, Kabupaten Malang, dibobol kawanan maling. Perhiasan emas seberat 1,8 kilogram, dan uang senilai Rp 3 juta amblas.

Informasi yang dihimpun, pelaku menggasak perhiasan usai merusak gembok pintu toko. Diduga kuat aksi terjadi, Sabtu (12/2) dini hari.

Pembobolan toko emas milik M Taufik, 46 warga Jalan Sopoyono, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ini diketahui pertama kali oleh Nurtoyani, 31, salah satu karyawan.

Melihat gembok pintu raib, saksi pun curiga, dan langsung melapor ke majikannya. Bersama aparat kepolisian, Taufik menyelidiki seluruh isi toko. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku membuka brangkas dan menggasak perhiasan dan uang di dalamnya. “Semua totalnya 1,8 kilogram serta uang 3 juta,” ujar Taufik kepada petugas.

Dalam olah TKP, petugas menemukan gembok pintu toko sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. Diduga pelaku sengaja membuangnya untuk menghilangkan jejak.

“Kami masih selidiki kasus pencurian ini. Beberapa barang bukti kita amankan sebagai bahan penyelidikan,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Hariyono kepada wartawan di mapolsek Jl Kertanegara, Sabtu siang.

Muncul kecurigaan dalam kasus pencurian ini. Pasalnya, lemari brangkas tempat menyimpan perhiasan dalam kondisi tidak rusak. Diduga pelaku sangat berpengalaman dan mengetahui kondisi brangkas. “Brangkas tidak rusak, masih utuh. Hanya gembok pintu depan dirusak,” imbuhnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…