Sabtu, 12 Februari 2011 14:10 WIB Hukum Share :

Mayat wanita dalam tas jinjing diduga korban pembunuhan

Jakarta (Espos) – Penemuan sesosok mayat wanita dalam tas jinjing menggegerkan warga Jl Pensiunan Pinus, Gunung Mas RT 01/01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Polisi menduga, mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

“Diperkirakan dia dibunuh,” kata Kanit Reskrim Polsek Cisarua AKP Iwan saat dihubungi, Sabtu (12/2).

Kaki dan tangan korban diikat  tali rafia di dalam tas jinjing. Memang tak ada bekas kekerasan seksual di tubuh korban. Namun di ubun-ubun korban ada luka memar terkena benda tumpul dan tulang leher patah.

“Belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban,” ujarnya.

Menurut Iwan, korban diperkirakan dibunuh Jumat (11/2) malam, karena mayat belum tercium bau busuk. Warga sekitar tidak ada yang mengenali korban. Diperkirakan, korban dihabisi di tempat lain.

“Sepertinya di sini hanya pembuangan saja,” katanya.

Korban kemudian dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB ke RS Paru-Paru Gunawan Saroso, Cibeureum. Korban selanjutnya akan dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.¬† “Kami berharap, keluarga yang tahu korban untuk menghubungi Polsek Cisarua,” katanya.

Korban ditemukan warga pada Sabtu (12/2), sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, korban mengenakan kaos krem garis-garis dan celana legging selutut warna hitam. Korban memiliki ciri-ciri rambut ikal sepunggung, kulit sawo matang, tinggi badan 150 cm, hidung pesek dan gigi tonggos.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…