Sabtu, 12 Februari 2011 22:44 WIB News Share :

Kejagung akan berhentikan sementara jaksa DSW

Jakarta (Espos) – Jaksa intelijen di Kejari Tangerang, DSW, sudah ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Jamwas Kejaksaan Agung akan langsung mengusulkan supaya DSW segera diberhentikan sementara.

“Kalau nanti dalam proses penyidikan, DSW ditahan oleh KPK, maka Jamwas karena kedudukannnya, harus mengusulkan kepada Jaksa Agung agar kepada DSW dikeluarkan keputusan pemberhentian sementara,” ujar Jaksa Agung Muda Pengawasan, Marwan Effendy, Sabtu (12/2).

Kejagung merasa tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan ulang kepada DSW. Pihaknya, lanjut Marwan, tinggal menunggu surat keterangan resmi dari KPK soal penahanan ini.

“Tinggal menunggu proses hukum yang dilakukan KPK dan menunggu pemberitahuan penahanan dari KPK untuk mengusulkan kepada Jaksa Agung pemberhentian sementaranya,” lanjut Marwan.

Meski begitu, pemberhentian ini bisa ditarik kembali jika DSW terbukti tidak bersalah. Namun jika DSW terbukti bersalah dan putusannya sudah memiliki kekuatan hukum tetap, DSW akan segera diberhentikan secara permanen.

Marwan mengapresiasikan penangkapan yang dilakukan KPK terhadap korpsnya. Marwan cukup aneh masih saja ada yang berani melakukan tindak pidana korupsi di saat pihaknya sedang gencar melakukan penertiban.

“Kok jaksa DSW masih nekat juga melakukan perbuatan tercela,” tandasnya.

Berdasarkan penelusuran detikcom, DSW merupakan kepanjangan dari Dwi Seno Wijanarko. Seno adalah jaksa di Intelijen Kejari Tangerang. Meski bertugas di intelijen, Seno kerap memegang kasus pidana umum.

Seno ditangkap oleh KPK di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat (11/2). Namun pengintaian tim KPK dilakukan sejak pukul 17.00 WIB.

dtc/try

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…