Sabtu, 12 Februari 2011 10:25 WIB News Share :

Kapolda Banten dicopot untuk permudah penyelidikan

Jakarta (Espos) – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Aziz Syamsudin menilai langkah Polri mencopot Kapolda Banten sudah tepat. Yakni agar penyelidikan bisa lebih mudah dilakukan.

“Sebagai langkah yang tepat untuk mempermudah penyelidikan yang akan dilakukan oleh institusi Polri dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan dan tuntas,” ujar Aziz, Sabtu (12/2).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo telah menandatangani surat pencopotan Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigadir Jenderal Agus Kusnadi. Jabatan Agus akan digantikan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Brigadir Jenderal Putut Eko Bayu Seno.

Agus dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah, karena dinilai tidak menjalankan sistem yang telah diterapkan dalam prosedur pengamanan masyarakat dalam insiden berdarah Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2). Selain itu, dua perwira menengah di Polda Banten juga dicopot dari jabatannya. Keduanya yaitu Kapolres Pandeglang dan Direktur Intelkam Polda Banten Komisaris Besar Adityawarman.

inilah.com/try

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…