Sabtu, 12 Februari 2011 15:55 WIB Pendidikan Share :

FH UGM 4 besar perguruan tinggi pemasok hakim

Jakarta (Espos) – Lima tahun terakhir, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menjadi empat besar perguruan tinggi yang memasok hakim di Kementrian Hukum dan HAM. Namun dari 13 ribu alumni, saat ini tersebar dan bekerja di berbagai profesi dan bidang.

Hal itu diungkapkan Prof Dr Marsudi Triatmojo, SH, LLM kepada wartawan disela-sela persiapan Dies Natalis ke 65, FH UGM di Bulaksumur, Yogyakarta, Sabtu, (12/2).

“Lima tahun terakhir ini, kita (UGM) masuk empat besar pemasok hakim setelah USU dan UNS. Kita harap mereka meniti karir sebagai hakim bisa menjadi seorang hakim yang baik di masa depan,” katanya.

Menurut Marsudi, kurikulum di Fakultas Hukum akan terus diperbaiki, dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan masa depan. Sedang untuk kurikulum anti korupsi tidak akan berdiri atau menjadi mata kuliah tersendiri, tapi diintegrasikan ke mata kuliah lain.

“Kalau semacam itu bisa kita masukkan ke mata kuliah hukum pidana khusus. Yang penting nilai-nilai semangat untuk memberantas korupsi itu bisa masuk dan sampai kepada mahasiswa,” katanya.

Menurut Marsudi sejak FH UGM berdiri 65 tahun lalu, sudah ada 13 ribu alumni yang tersebar di berbagai profesi dan wilayah di Indonesia. Alumni-alumni itu ada yang bekerja sebagai hakim, jaksa, lawyer, pengusaha, diplomat, notaris, pegawai negeri sipil (PNS) hingga politisi.

Dia mengatakan semua alumni sebagian besar menyebar ke seluruh Indonesia dengan berbagai jenis profesi. Namun pihaknya belum berhasil memetakan secara prosentase mengenai keseluruhan alumni.

“Kita berharap dengan adanya law center developement, semua alumni akan terpetakan dan alumni bisa memberikan masukan kepada kami untuk pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan,” katanya.

Dia menambahkan untuk memperingati 65 tahun fakultas hukum, pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan diantaranya rapat senat terbuka dengan orasi ilmiah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Mahfud MD dan sarasehan bertema “Cita Negara Hukum” serta kegiatan memberikan bantuan dan penghijauan ke warga lereng Merapi.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…