Sabtu, 12 Februari 2011 16:38 WIB Hukum Share :

Fakta hukum beda, tuntutan Ibu Alanda berbeda dinilai wajar

Jakarta (Espos) – Persidangan perkara Arga Tirta Kirana, ibunda Alanda Kariza pasti memiliki fakta hukum yang berbeda dengan persidangan mantan Komisaris Bank Century, Robert Tantular. Fakta hukum yang berbeda mengarah pada tuntutan yang berbeda.

“Intinya perkara itu bisa berbeda karena, satu, fakta-fakta hukum di persidangan berbeda, dua, penerapan hukum berbeda, sehingga akan terjadi tuntutan yang berbeda,” ujar Wakil Jaksa Agung, Darmono, dalam sebuah kegiatan di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/2).

Darmono menegaskan, setiap tuntutan yang diajukan jaksa pasti telah melalui pertimbangan-pertimbangan hukum yang matang. Jaksa pasti akan mempertimbangkan semua hal yang terungkap dalam persidangan.

“Pasti akan kami pertimbangkan semua masalah, semua hal terkait tuntutan itu, terutama fakta hukum yang terbukti,” tuturnya.

Pertimbangan lain yang digunakan jaksa yaitu pertimbangan yang memberatkan dan meringankan terdakwa selama persidangan. Selain itu sejauh mana yang dinikmati para tersangka dan sebagainya.

“Semua akan mengarah pada perbedaan tuntutan,” tandas Darmono.

Arga adalah Kepala Divisi Corporate Legal Bank Century. Jaksa kasus ini menjelaskan tuntutan pada ibu 3 anak ini sama dengan tuntutan untuk Kepala Cabang Bank Century Senayan, Linda Wangsadinata.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…