Jumat, 11 Februari 2011 14:34 WIB News Share :

PPATK berharap KPK ungkap aliran dana Gayus

Jakarta (Espos) – PPATK mengaku kesulitan mengungkap aliran dana Gayus Tambunan. PPATK berharap penyidik KPK bisa menelusuri aliran uang Gayus.

“Penyidik tak bisa temukan, apalagi kami, pasti kesulitan. Kami sangat berharap penyidik (KPK) bisa temukan pengakuan Gayus atau saksi atau pun orang yang berikan uang itu,” jelas Ketua PPATK, Yunus Husein di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (11/2).

Yunus mengatakan, pihaknya sudah menelusuri uang Gayus ke beberapa negara. Mulai dari Singapura, Malaysia, Macau hingga Amerika Serikat.

“Baru ada jawaban dari Malaysia, di Malaysia dia tak punya uang sama sekali, dari Singapura belum ada jawaban. Macau belum ada, Amerika belum,” jelas Yunus.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPATK kesulitan melacak asal uang tunai milik Gayus Tambunan Rp 74,5 miliar yang disimpan di safe deposit box Bank Mandiri. Namun PPATK masih terus berupaya mencari cara agar pemberi uang cash kepada Gayus itu diketahui.

Diketahui, uang Gayus senilai Rp 74,5 miliar itu diduga berasal dari wajib pajak yang dipegang Gayus. Uang itu berupa dollar Singapura, dollar AS, dan juga perhiasan emas.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…