Penting, sekolah ramah anak

Solo (Espos)–Sekolah-sekolah di Solo diharapkan berusaha mewujudkan sekolah ramah anak. Tujuannya agar pendidikan kepada anak lebih optimal hasilnya.

Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar SD dan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Hasto Daryanto, saat ditemui wartawan di kantor Disdikpora Solo, Jumat (11/2), menguraikan sekolah ramah anak adalah sekolah yang memberikan penghargaan kepada keunikan anak, memberi penghargaan atas keberagaman potensi anak, memberi penghargaan bahwa dunia anak adalah dunia bermain yang di dalamnya ada belajar, memberikan penghargaan bahwa suatu karya anak pasti bermakna dan sekolah yang mengajarkan bahwa anak itu berasal dari Allah SWT.

“Oleh karena itu ia harus dididik dengan mengikutsertakan Allah SWT,” terangnya.

Konsep sekolah ramah anak, terangnya, sebenarnya sudah dipahami banyak guru. Beberapa guru juga sudah berusaha mengimplementasikan konsep sekolah ramah anak. Namun demikian menurut Hasto, perlu penguatan implementasi karena pendidikan di Indonesia berpusat kepada anak.

“Hal ini perlu penguatan di semua lini sekolah dan membutuhkan peran serta orangtua dan masyarakat,” katanya.

Sementara pakar pendidikan anak yang juga Kepala TK Lazuardi Kamila Solo, M Nashir, mengungkapkan kata kunci untuk mengidentifikasi sekolah ramah anak adalah sekolah harus bisa menerima apapun keadaan anak. Apapun model anak, harus diterima dan diejawantahkan secara beragam.

Ciri sekolah ramah anak, ungkapnya, yaitu tidak membeda-bedakan anak dan menganggap bahwa semua anak memiliki hak sama, tidak membanding-bandingkan anak, tidak mengekang ataupun mengkotak-kotakkan anak.

ewt

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »