Jumat, 11 Februari 2011 10:38 WIB Ekonomi Share :

Listing perdana, saham Garuda langsung turun 6%

Jakarta (Espos) – Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada pencatatan saham perdana Jumat (11/2), dibuka turun Rp 50 ke level Rp 700 dari harga perdananya Rp 750 per lembar.

Pada awal pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 JATS, Jumat (11/2), saham GIAA menurun signifikan Rp 50 dari penetapan harga sebelumnya, Rp 750 per lembar. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, saham berada di kisaran Rp 650 per lembar saham, dan sempat menyentuh harga terendah Rp 600 per lembar.

Garuda melepas saham baru sebanyak  6,335 miliar lembar, atau setara dengan 26,67% dari total modal yang ditetapkan. Dengan harga pelaksanaan Rp 750 per lembar maka dana yang dapat Rp 4,751 triliun.

Jumlah saham yang dipesan sebanyak 3,327 miliar lembar, dengan jumlah pemesan 11.068 pihak. Hal itu berarti sisa saham sebanyak 3,008 miliar lembar diserap oleh penjamin emisi efek.

Dana itu tidak dinikmati Garuda sendiri karenaada hak saham milik Bank Mandiri dari utang perseroan yang kemudian dikonversi menjadi saham perdana. Saham Garuda milik BMRI sebanyak 1,9 miliar lembar, dan milik BUMN Aviasi sendiri 4,4 miliar lembar. Sehingga jatuh murni Garuda atas saham IPO-nya Rp 3,3 triliun dan BMRI Rp 1,451 triliun.

Garuda Indonesia menjadi tamu ketiga  di 2011 Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah Megapolitan, dan Martina Berto.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…