Jumat, 11 Februari 2011 15:21 WIB News Share :

Komisi I kritik evakuasi WNI di Mesir lambat

Jakarta (Espos) – Komisi I DPR mengkritisi proses evakuasi WNI di Mesir yang terkesan lambat. Kedubes RI Mesir seharusnya melibatkan mahasiswa Indonesia di Mesir dalam proses evakuasi WNI.

“Yang sudah berangkat 3 kloter dan kloter empat baru mau berangkat. Memang banyak komplain WNI di Mesir terkait proses identifikasi dan penjadwalan keberangkatan yang semerawut,” ujar Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, di Gedung  DPR, Jakarta, Jumat (11/2).

Politikus PKS ini menyarankan pihak KBRI mengajak mahasiswa di Mesir dalam proses evakuasi. Hal ini penting untuk mempercepat pemulangan WNI mengingat situasi di Mesir masih relatif panas.

“KBRI bisa memfungsikan mahasiswa di sana untuk membantu proses evakuasi. Terutama menjaga WNI yang belum dievakuasi karena pesawat yang disediakan terbatas,” terang Mahfudz.

Apalagi, katanya, mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir tidak pulang ke tanah air karena tengah mengikuti perkuliahan di Universitas Al Azhar yang tidak diliburkan. “Perkuliahan masih berjalan sehingga mahasiswa tidak mau ketinggalan pelajaran di sana. Saya kira pemerintah bisa memanfaatkan mahasiswa untuk membantu,” usulnya.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…