Jumat, 11 Februari 2011 14:50 WIB Ekonomi Share :

Jamsostek borong saham Garuda Rp 210 miliar

Jakarta (Espos) – PT Jamsostek (Persero) menyerap Rp 210 miliar saham perdana PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Jumlah ini lebih rendah dari free float sebelumnya yang ditaksir Rp 250-300 miliar.

“Sama seperti sebelumnya, Rp 210 miliar,” jelas Direktur Investasi Jamsostek Elvyn G. Masassya di Jakarta, Jumat (11/2).

Menurut siaran pers Garuda, Jamsostek menjadi salah satu investor institusi yang menyerap saham perseroan. Jamsostek mengambil 5% dari free float saham GIAA. Ini setara dengan Rp 250-300 miliar.

“Rencananya kami ingin mengambil saham Garuda lebih dari nilai itu, tapi ketentuan yang berlaku dalam pedoman investasi kami membatasi maksimal hanya 5%,” jelas Dirut PT Jamsostek, Hotbonar Sinaga.

Berdasarkan versi Jamsostek, harga saham GIAA Rp 750 per lembar sudah wajar usai evaluasi oleh internal perseroan. Garuda berprospek positif karena menjadi satu-satunya perusahaan penerbangan berbintang 4 yang diperingkat Skytrax.

dtc/try

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…