Jumat, 11 Februari 2011 16:16 WIB Sragen Share :

Jalan rusak hambat akses menuju Museum Sangiran

Sragen (Espos) – Jalan tembus Plupuh menuju Objek Wisata Sangiran melewati Dusun Krikilan dan jalan utama temuan fosil di Dusun Pablengan, rusak parah. Hal itu menyebabkan akses menuju objek wisata dan lokasi temuan fosil menjadi terhambat.

Berdasarkan pengamatan Espos, di jalan Plupuh-Sangiran di Krikilan, kerusakan terdapat di lokasi tertentu. Kerusakan paling parah berada di Krikilan RT 11. Jalan sepanjang kurang lebih 1 km dari Krikilan menuju Objek Wisata Sangiran di beberapa tempat bergelombang, ambles sedalam sekitar 30 cm dengan diameter sekitar 1 meter hingga 2 meter dan bebatuan tampak terburai dari jalan. Kerusakan yang sudah lama membuat jalan semakin melebar di dua sisinya. Kerusakan serupa setidaknya terdapat di lebih dari lima titik.

Sukiyem, 54, warga Krikilan RT 11, menyebutkan kerusakan jalan terjadi sejak satu tahun lalu dan belum pernah diperbaiki. Selama ini warga harus kerja bakti secara berkala untuk mengurangi kerusakan agar tidak meluas dengan menimbun jalan dengan tanah dan bebatuan. Pasalnya, warga menyadari jalan tersebut sangat penting, selain sebagai akses transportasi pengunjung dari Plupuh menuju objek wisata, jalan tersebut juga menjadi jalan utama warga menuju lokasi persawahan dan perkebunan. “Apabila warga tidak turun tangan sendiri, mungkin jalan itu sudah tidak dapat dilewati,” terangnya ditemui Espos di lingkungan setempat, Jumat (11/2).

Sementara Kepala Desa (Kades) Krikilan, Widodo, mengatakan perbaikan jalan di kedua dusun sudah menjadi prioritas program pembangunan desa. Pihaknya telah memasukkan usulan perbaikan dalam rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) tahun ini. Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan pengelola objek wisata. Hal itu dilakukan mengingat jalan di dua lokasi sangat penting bagi pariwisata Sangiran dan warga. “Sudah banyak laporan mengenai pengunjung yang mengeluh karena kesulitan melewati jalan itu. Diharapkan perbaikan jalan segera dapat terealisasi,” paparnya.

m93

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…