Kamis, 10 Februari 2011 15:29 WIB Wonogiri Share :

Laka di jalan kampung tewaskan bocah 6 tahun

Wonogiri (Espos)--Maut tidak hanya mengintai pengendara atau pemakai jalan di jalan raya yang ramai. Di jalan kampung pun nyawa bisa melayang akibat kecelakaan.

Hal ini menimpa Anisa Wijayanti, 6, warga  Buntalan Wetan RT 2/RW I Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri. Bocah kecil ini tewas karena terjatuh dari boncengan sepeda kayuh (onthel) ayahnya dan tertabrak mobil pikap saat diantarkan ke sekolah, Rabu (9/2).

Keterangan yang diperoleh Espos dari Unit Kecelakaan (Laka) Satlantas Polres Wonogiri, Kamis (10/2), peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, melibatkan mobil Totoya Kijang pikap AD 1834 UG, sepeda motor Suzuki Smash AD 5392 MR dan sepeda kayuh yang ditumpangi Anisa Wijayanti bersama ayahnya, Supardi, 44.

Sepeda motor Suzuki Smash yang dikendarai Purwanti, 31, warga Dusun Suruh Kulon RT 1/RW VII Desa Minggarharjo, Eromoko, melaju dari arah timur dengan kecepatan sedang. Sampai di tempat kejadian, sebuah jalan kampung (rabat beton dengan dua jalur roda) yang lurus mendatar sebelum tanjakan, Purwanti menghentikan sepeda motornya di pinggir jalan untuk memberi kesempatan mobil Toyota Pikap yang dikendarai Ariyanto, 38, melintas dari arah berlawanan.

“Saat itulah, sepeda kayuh yang dikendarai Supardi bersama Anisa melaju dari arah timur dan menabrak bagian belakang sepeda motor yang tengah berhenti, membuat si anak dalam boncengan terlempar ke arah kanan, tepat saat mobil pikap melintas dari arah berlawanan,” ungkap Kanit Laka, Jumari, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Nanang Avianto dan Kasatlantas, M Ridwan, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis.

Malang. Jarak mobil pikap itu dengan tempat jatuhnya Anisa sudah terlalu dekat. Meski sudah berusaha mengerem dan menghindar, pikap yang dikendarai warga Dusun Gendeng RT 3/RW II Desa Minggarharjo, Eromoko itu tetap membentur tubuh Anisa yang terjatuh. Anisa mengalami luka di kepalanya dan sempat dibawa ke RSUD dr Soediran Mangun Soemarso untuk menjalani pemeriksaan. Namun, nyawanya tak bisa diselamatkan.

Jumari mengatakan kondisi jalan sangat berpengaruh pada terjadinya kecelakaan. Pihaknya mengaku sudah sering berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemkab Wonogiri maupun BPT Bina Marga Provinsi Jateng agar selalu memperhatikan kondisi jalan, tidak hanya jalan-jalan besar tapi juga jalan kampung.

shs

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…