Rabu, 9 Februari 2011 13:17 WIB News Share :

RCTI secara resmi dilaporkan ke Polda Jateng

Semarang (Espos)–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Rabu (9/2) melaporkan melaporkan Direktur Utama RCTI, Hari Tanoesoedibyo ke Kapolda terkait siaran program silet yang tanyang 7 November 2010 lalu karena dinilai melanggar norma agama.

Pelaporan tersebut dilakukan oleh Ketua Bambang Sudaryanto, Wakil Ketua, Mulyo Hadi HP dan
Koordinator Bidang Pengawasan dan Isi Siaran, Zaenal Abidin serta sejumlah pengurus lain.

Menurut Zaenal program Insert tersebut telah melanggar pasal 36 ayat 5 huruf a dan ayat 6 junco pasal 57, huruf d dan e UUD 3 /2007 tentang Penyiaran.

Rombongan KPID diterima Reskrim Polda Brigadir Aris Supriyadi dan Kompol Santoso. Setelah menerima laporan hari ini juga, Zaenal langsung dimintai keterangan sebagai saksi pelapor.

Dijelaskan Zaenal, program Insert dinilai menyesatkan karena menyebutkan bahwa bencana yang Gunung Merapi terjadi karena disebabkan dosa yang dilakukan warga terhadap orangtua,a dosa terhadap negara dan agama.

Menurut zaenal sebelum melaporkan, pihaknya telah memanggil pihak RCTI 2 kali tapi ternyata tidak memberikan klarifikasi yang memuaskan. Pihaknya juga telah melakukan kajian bersama dengan tokoh agama. Dari situ disimpulan bahwa program Silet termasuk informasi yang menyesatkan sehingga perlu diambil langkah hukum sebagai bentuk pembelajaran dan teguran agar tidak terjadi lagi.

oto

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…