Rabu, 9 Februari 2011 20:10 WIB News Share :

PPATK kesulitan lacak asal uang Gayus Rp 74,5 M

Jakarta — Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) kesulitan melacak asal uang tunai milik Gayus Tambunan Rp 74,5 miliar yang disimpan di safe deposit Bank Mandiri. Namun PPATK masih terus berupaya mencari cara agar pemberi uang cash kepada Gayus itu diketahui.

“PPATK kesulitan mencari siapa pemberi dana kepada Gayus,” kata Ketua PPATK Yunus Husein saat dihubungi, Rabu (9/2).

Informasi beredar, semestinya siang tadi, PPATK melakukan pemotretan atas uang cash Gayus berupa dollar singapura yang disimpan penyidik di sebuah bank. Dari data foto itu, nantinya bisa dilacak asal uang Gayus. Namun PPATK tidak berhasil mengambil gambar karena ada pihak yang menghalangi. Sayangnya Yunus saat dimintai konfirmasi enggan memberikan komentar.

Diketahui, uang Gayus senilai Rp 74,5 miliar itu diduga berasal dari wajib pajak yang dipegang Gayus. Uang itu berupa dollar Singapura, dollar AS, dan juga perhiasan emas.

Yunus, saat ditanya mengenai penelusuran asal muasal uang itu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Kita harap polisi bisa mengungkapkan pemberi uang Gayus,” tutupnya.

dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…