Selasa, 8 Februari 2011 02:26 WIB Sport,Internasional Share :

Kubica diprediksi absen semusim

Genoa (Espos)–Pembalap tim Renault, Robert Kubica, sukses menjalani operasi yang berlangsung selama tujuh jam di Rumah Sakit Santa Corona, Pietra Ligure, Minggu (6/2) waktu setempat. Namun dia diperkirakan absen sepanjang musim Formula One (F1) 2011.

Pembalap Polandia itu sengaja dibuat tak sadar pada Minggu malam untuk membantu pemulihan dari cedera serius setelah mengalami kecelakaan ketika mengikuti Reli Ronde di Andora, pagi harinya. Kubica mengalami patah tulang ganda lengan kanan dan kaki plus luka parah pada lengannya.

Cedera itu diperkirakan terjadi akibat sebuah pembatas panjang masuk ke kokpit mobil Skoda Fabia yang dikendarainya dan menghantamnya. Operasi itu dilakukan untuk menyelamatkan tangan kanannya dan dokter membuatnya berada dalam kondisi tak sadarkan diri.

Namun dia sudah sadar kembali keesokan harinya. “Kabar mengenai kecelakaan yang dialami Robert sangat mengejutkan semua orang di tim ini,” ujar bos Renault, Eric Boullier, seperti dilansir Autosport, Senin (7/2).

“Kami semua di Lotus Renault GP mendoakan agar dia segera pulih. Kami sangat terkesan dengan cara para dokter menangani dia dan kami berterima kasih terhadap semua orang di Rumah Sakit Santa Corona atas profesionalitas mereka dan dedikasi mereka,” imbuh Boullier.

Sang Manajer, Daniel Morelli, mengatakan telah berbicara dengan Kubica yang disebutnya mampu merespons dengan sempurna. “Aktivitas otaknya masih bagus dan kami jelas sangat lega. Ini memberikan harapan bagus. Jelas dia merasakan sakit luar biasa pada kaki dan tangannya. Dia bakal butuh waktu,” ujar Morelli.

Dokter spesialis tangan, Professor Mario Igor Rossello, yang menangani Kubica menyatakan operasi berjalan lancar. Namun menurutnya terlalu dini berbicara mengenai pemulihan Kubica. “Ini merupakan operasi yang sangat penting dan sulit,” ujar Rossello.

“Lengan kanan Robert Kubica terluka di dua tempat, dengan luka signifikan yang menembus hingga tulang dan ototnya. Kami melakukan yang terbaik untuk membangun kembali fungsi lengannya,” imbuh dia.

anh

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…