Selasa, 8 Februari 2011 07:05 WIB Sragen Share :

Dapil I diprediksi jadi medan maut

Sragen (Espos)–Daerah pemilihan (Dapil) I Sragen diprediksi bakal menjadi medan maut dalam pertarungan politik menggalang dukungan massa untuk kemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 19 Maret mendatang. Dapil I yang terdiri atas tiga kecamatan itu menjadi barometer kemenangan lima calon bupati (Cabup)-calon wakil bupati (Cawabup), yakni Masaran, Sidoharjo dan Sragen Kota.

Prediksi tersebut mencuat dalam rapat konsolidasi lima partai pengusung dan pendukung Yuni-Darmawan (Yuda) di Gedung Kartini Sragen,Senin (7/2) sore. Kelima partai tersebut terdiri atas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat (PD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bintang Reformasi (PBR).

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sragen, Sugiyamto, dalam kesempatan itu mengenalkan sejumlah legislator dan tokoh partai yang menjadi koordinator tim pemenangan Yuda di masing-masing kecamatan. Dalam pertemuan itu dihadiri ratusan relawan dan pengurus partai dari Dapil I dan II.

“Semua tokoh yang saya kenalkan itu merupakan ujung tombak untuk kemenangan Yuda. Dapil I ini merupakan Dapil maut, karena di daerah inilah semua calon peserta Pilkada bakal bertarung habis-habisan. Lima partai pendukung Yuda mempertaruhan harga diri di Dapil ini, jangan sampai Yuda kalah dengan calon lainnya,” tegas Sugiyamto.

Dia berpesan kepada semua struktural PDIP mulai dari tingkat ranting sampai DPC. Dia memberi warning jangan sekali-kali struktural partai keluar dari garis untuk kemenangan Yuda. “Jika ada pengurus struktural partai yang melenceng dari garis partai untuk memenangkan Yuda, kami akan beri sanksi tegas berupa pemecatan,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Sragen Bambang Samekto yang sebelumnya duduk di belakang sembari menikmati pidato para pimpinan Parpol mengamini penegasan Sekretaris DPC itu. Ketua Tim Kampanye Yuda ini menyatakan semua legislator PDIP harus mampu memenangkan Yuda di daerah pemilihannya masing-masing. Dia menargetkan miniman 50% kemenangan untuk Yuda.

“Jika tidak mampu memenangkan, maka partai akan memberikan sanksi tegas,” tambahnya. Namun saat ditanya tentang sanksi pergantian antarwaktu (PAW), Bambang tidak menjawab secara jelas. Dia kembali memberi jawaban tentang adanya sanksi tegas partai.


trh

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…