Senin, 7 Februari 2011 15:45 WIB Karanganyar Share :

Polres Karanganyar perketat pengamanan warga Ahmadiyah

Karanganyar (Espos)

Jajaran Polres Karanganyar mulai mengintensifkan pengamanan terhadap warga Ahmadiyah yang tersebar di wilayah Bumi Intanpari.

Selain itu Polres juga menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) guna mengantisipasi adanya penyerangan terhadap warga Ahmadiyah.

Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso kepada wartawan, Senin (7/2) mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan main hakim sendiri. “Pengamanan terus kami intensifkan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan FKUB. Warga jangan terprovokasi,” ujarnya.

Kapolres menuturkan berdasarkan inventarisasi jumlah jamaah Ahmadiyah di Karanganyar tercatat ada sekitar 109 jamaah aktif. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya terdata ada sekitar 200-an orang yang tersebar di wilayah Kabupaten Karanganyar. Namun demikian Kapolres tidak menyebutkan secara rinci lokasi penyebaran konsentrasi jamaah Ahmadiyah tersebut. Kapolres mengatakan terus melakukan peningkatan pemberian bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada warga. Dengan demikian diharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa toleransi antarumat beragama di Karanganyar.

“Kami minta warga tidak saling berprasangka buruk, dan bisa tetap menjaga keamanan dan ketentraman di lingkungan masing-masing,” pintanya.

Sementara itu, Camat Tawangmangu Yopi Eko Jatiwibowo mengungkapkan telah mengumpulkan seluruh kepala dusun (Kadus) untuk membahas mengenai persoalan tersebut. Mengingat beberapa jamaah Ahmadiyah berdomisili di wilayah Tawangmangu.

isw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…