Senin, 7 Februari 2011 12:32 WIB Hukum Share :

Mahasiswi di Bojonegoro tewas bunuh diri

Bojonegoro – Sebelum ditemukan tewas bersimbah darah dengan leher tergorok di dalam kamarnya, Ayu Meta Selviana Devi (21), mahasiswi IAIN Sunan Ampel Surabaya asal Desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro sebelumnya telah beberapa kali melakukan upaya bunuh diri.

“Memang, korban sudah beberapa kali berusaha bunuh diri. Namun, selalu tertolong dan berhasil digagalkan oleh pihak keluarga,” kata Kapolsek Ngasem, Iptu Subarata.

Dari keterangan keluarga, jelas Iptu Subarat, dulu korban sempat berusaha bunuh diri dengan cara menyayat urat nadinya sendiri. Dan beberapa waktu lalu juga sempat berusaha bunuh diri dengan cara meminum obat pembasmi serangga.

Sampai akhirnya, dalam upaya yang kesekian kalinya ini, anak peremuan dari pasangan Suparmo dan Winarsih ini ditemukan tewas di dalam kamar tidurnya oleh sang ibu, Senin (7/2/2011) pagi tadi.

“Terkait kasus ini, kita masih terus melakukan pendalaman dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, kita juga berusaha memastikan penyebab kematian korban dengan melakukan visum terhadap jenazah korban,” sambung Kapolsek.

Pihak keluarga sendiri mengaku kurang paham dengan kejadian ini. Memang, diakui bahwa korban sempat dua kali mencoba bunuh diri. Namun, sampai sekarang tewas mengenaskan seperti ini, pihak keluarga juga belum paham apa yang menjadi penyebabnya.

“Dia itu anaknya pendiam. Dan jarang sekali bercerita tentang permasalahan yang sedang dialaminya. Jadi, keluarga tidak tahu, kenapa sampai dia meninggal dunia dengan cara seperti ini,” ujar Juminah, nenek korban.

Seperti diberitakan, Ayu Meta Selviana Devi ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya dengan kondisi leher tersayat seperti bekas digorok. Diduga mahasiswi semester 5 jurusan Tarbiyah ini tewas bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri menggunakan pisau dapur yang ditemukan di dekat mayat korban.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu korban. Karena sejak pagi korban tak kunjung keluar dari dalam kamar, ibunya pun berusaha masuk ke dalam kamarnya. Seperti disambar petir, baru membuka pintu kamar anaknya, dia melihat anak gadisnya tewas bersimbah darah dalam kondisi sudah tergeletak di lantai.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…