Senin, 7 Februari 2011 18:02 WIB Karanganyar Share :

Jalur Jumantono-Matesi ditutup

Karanganyar (Espos)–Jalur utama antarkecamatan di Jumantono-Matesih, ditutup. Penutupan dilakukan karena ada proyek perbaikan jembatan Blorong di Desa Blorong, Jumantono. Saat ditutup, Senin (7/2), banyak para pengendara motor yang kecele. Jalur itu akan ditutup total hingga empat bulan ke depan hingga proyek pengerjaan jembatan selesai.

Beberapa hari sebelumnya, di pertigaan jalan besar Desa Ngadiluwih juga sudah dipasangi peringatan bagi para pengendara kendaraan untuk tidak melintas di jalur itu. Namun banyak pengendara yang masih nekat lewat sebab jalur itu tidak ditutup total. Pantauan Espos di lokasi, jalan dekat Jembatan Blorong dipasangi batu besar. Selain batu, jalur itu juga dihadang dengan urukan tanah.

Saat diuruk, banyak sejumlah pengendara kendaraan roda dua yang kecewa. Pasalnya, penutupan jalan itu dilakukan secara mendadak dan tanpa pemberitahuan sama sekali. Akhirnya, mereka harus balik arah dan mencari jalur lain.

“Terpaksa harus putar arah. Padahal jalan lain itu sangat jauh,” ujar salah satu pengendara roda dua yang kecele. Menurut warga setempat, jalur itu sebetulnya sangat ramai dilalui kendaraan. Terutama pada pagi hari saat banyak anak-anak berangkat sekolah menggunakan motor maupun angkutan umum. Menurut koordinator pengerjaan proyek pembangunan jembatan, Larjo, jalur di sana memang harus ditutup total. Sebab jika tidak, jusru akan mengganggu proyek pembuatan jembatan.

“Kalau warga ingin tetap lewat sini dan membuat jembatan darurat, silakan, kami tidak melarang. Tapi kami tidak punya kewajiban untuk membuatkan jembatan darurat itu, sebab tidak ada dana untuk membuatnya,” kata Larjo. Pihaknya juga mengklaim sudah mendapatkan ijin dari Polsek Matesih dan Polsek Jumantono untuk menutup jalur itu.

fas

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…