Minggu, 6 Februari 2011 12:55 WIB News Share :

Tokoh Pers Palembang, Ismail Djalili tutup usia

Palembang–Masyarakat Palembang kehilangan tokoh persnya, Ismail Djalili. Pendiri sekolah jurnalistik dan pemerintahan Stisipol Candradimuka, Palembang itu meninggal dunia dalam usia 78 tahun, Minggu (6/2) sekitar pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Charitas Palembang.

Ismail Djalili tampil terakhir di publik pada peringatan Hari Pers Nasional 2010 di Palembang pada Januari 2010. Dia merupakan salah satu wartawan senior di Indonesia yang menerima Kartu Pers Nomor Satu, bersama Rosihan Anwar, Jacob Utama, Dahlan Iskan, Karni Ilyas, M Soleh Thamrin, Tarman Azzam, dan Bambang Harimurti.

Bapak dari dua anak ini rencananya akan dikebumikan siang ini, seusai salat ashar dari rumah duka di Perumahan Kampus Blok B-12 Palembang.

Selain dikenal sebagai wartawan, Ismail Djalili juga dikenal sebagai seniman, khususnya teater dan sastra. Puluhan buku sastra ditulisnya, termasuk naskah teater dan film. Tahun 2010, dia menerima penghargaan dari Dewan Kesenian Sumsel sebagai tokoh seni di Sumatra Selatan.

Ismail Djalili dilahirkan di Menggala, Lampung, pada 26 Mei 1933. Namun setelah sekolah di Yogyakarta dia merantau ke Palembang. Dia memulai karier sebagai wartawan sambil berkesenian.

dtc/tiw

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…